Selasa, 17 Januari 2012

FF | Yadong | Super Junior in My Mind | [Part 1 / I Am Tired]


Author : Yaya
FF : Yadong Version “Super Junior In My Mind” (I’m Tired)
Public Figure – Lee Dong Yuri a.k.a READERS
: - Kim Yesung a.k.a Yesung
-          Park Jung Soo a.k.a Teukie
-          Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun
-          Lee Donghae a.k.a Donghae
Other Figure : - Heechul                   - Siwon
-          Shindong              - Ryeowook
-          Sungmin
-          Eunhyuk
>>>>>>>>> 
            “Donghae ya! Bukan kah sudah ku bilang, aku cuma ingin tau!” sahut ku dengan nada tinggi. Donghae tidak memperbolehkan ku ikut Eunhyuk. “Kamu tau kan akibatnya kalau ikut Eunhyuk? Ke clubbing pula! Sudah! Kalau ku bilang tidak boleh, ya tidak boleh!!” bentak Donghae meninggalkan ku.
>>>>>>>>> 
            “Chagiya~ Ada apa dengan mu?” tanya Teukie. “Lagi sebel sama Donghae!” jawab ku menggembungkan pipi. “Hahaha~ Ada apa dengan dongsaeng ku itu? Sehingga membuat mu marah? Sudah lah~ Nama nya juga seorang kakak, dia pasti melindungi mu!” sahut Teukie panjang lebar. “TEUK YA!! KAU INI!! Bukan nya membela ku, malah menceramahi ku!” teriak ku menatap Teukie. Teukie langsung memeluk ku, hangat. “Chagiya~ Sudahlah, jangan marah-marah terus! Saranghae Yuri na yeoja!” sahut Teukie membuat ku geli mendengarnya. “Gitu dong! Ah! Aku mengisi acara Sukira dulu ya? Aku akan kembali saat menjelang sore! Ok chagi?” sambung Teukie. “Mmmh!” jawab ku mengangguk. Sedikit ciuman dari Teukie. Terasa hangat bibirnya. “Hati-hati!!” teriak ku.
>>>>>>>>> 
            “Nasib nih, aku jadi satpam di dorm!” sahut ku sendirian. “Siapa bilang kamu yang satpam! Aku masih disini!” sahut seseorang. “Ah? Yesung ah? Hehe~ Mianhae! Aku tidak tahu!” jawab ku sambil meletakkan piring. “Odiyo Teukie?” tanya Yesung meneguk segelas air. “Dia mengisi acar Sukira sampai sore!” jawab ku berjalan menuju kamar. “Oh! Hey! Yuri ah! Mau kemana?” tanya Yesung lagi. “Ke kamar lah! Wae?” jawab ku menutup pintu. “BLAM!” suara pintu terdengar.
>>>>>>>>> 
            “Yesung ah!” teriak ku keluar kamar. Seseorang berdiri di depan pintu. “YEsung?” tanya ku. Aku memundurkan langkah, Yesung mengikuti ku. Hingga akhirnya dia masuk kamar ku. Yesung menatap tajam. “Yesung ah! Wae?” tanya ku. Yesung hanya diam. Dia menutp pintu dengan membelakangi pintu itu. Terlihat tangan nya mengunci pintu. “Yesung ah! Sedang apa?” tanya ku. Tiba-tiba Yesung menarik ku ke dinding mengurung ku dengan kedua tangan nya menyentuh dinding. “Yesung ah!’ keluh ku. “Yuri! Aku menyukai mu! Aku ingin memiliki mu! Meskipun aku tidak tau kau sudah pernah melakukan nya atau belum! Aku menyukai mu!” sahut Yesung tiba-tiba langsung mencium ku. Aku hanya diam.
…-Yuri’s pov- “Jinjjayo? Yesung menyukai ku? Tapi, aku masih punya Teukie. Padahal, dari dulu aku ingin sekali jadi pacar Yesung. Tapi, dia terlambat. Teukie sudah meluluhkan hati ku lebih dulu sebelum Yesung. Rasa suka dengan Yesung pun masih ada sampai sekarang! –Yuri’s pov end-
            “Hmmphh~ Yesung ah!” keluh ku. Yesung melepaskan ciuman nya. “Aku ingin memiliki mu! Bolehkah?” tanya Yesung. Aku yang menanti saat-saat ini dengan Teukie, tapi tidak pernah melakukan nya. Langsung mengangguk pelan. “Benarkah?” ledek Yesung dengan tatapan mata yang mungkin bisa meluluhkan hati seseorang. “Tapi, aku….” belum sempat ku bicara. Yesung kembali mencium ku ganas. “Hmmpphhh~ Hmmppphh~ Ye..su..sung..” desah ku. Yesung semakin ganas. Aku yang dari tadi diam, tidak mau kalah dengan Yesung. Aku menyambut ciuman nya. Lidah ku dan lidah Yesung saling beradu. “Hmmppphhhhh hmmhhhh hmmmmhh~” desah Yesung. Tangan nya mulai meraba-raba. Tangan ku hanya terlingkar di leher nya. Posisi yang nyaman. Yesung mulai membuka kancing piyama ku satu persatu sambil menciumi ku. “Ahhh~ Yesung ahhh~!” keluh ku.
            Yesung menarik ku ke tempat tidur. Dia menindih ku. Dengan ganas nya dia melanjutkan ciuman yang sempat terhenti. Dia menciumi ku hingga turun ke leher. Aku menjambak rambutnya. “Ahhhhh~ Yesuuuuung~” desah ku yang membuat Yesung semangat. Yesung meninggalkan jejak di leher ku. Tangan nya mulai meraba-raba tidak jelas. Membuka kancinga piyama ku hingga terlepas. Melempar piyama ku entah kemana. Aku yang dari tadi menjambak rambutnya, kini membantu nya melepas baju dan celana nya. “Huummmpphhh~ ahhh ahhhhhhh ahhh~! Yeesuung!” desah ku makin nikmat. Sambil menciumi ku, Yesung melepas tali bra ku hingga terlepas dan terlempar entah kemana. Dia turun menjelajahi dada ku. “Ahhhhh~ Yesuuuuuuuuuung!!” teriak ku. Yesung mengigit nipple ku. “Yesung!! Ahhh~ hmmppphhhh~ hmmpphhh~ ahhhhh~ Yesuuuuuuuuuuuuuung! hnmmmppphhh~” desah ku panjang. Aku menjambak rambutnya. Kembali Yesung mencium bibirku. Tiba-tiba Yesung melepas, “Yesung?” tanya ku. “Bolehkah?” tanya Yesung. Aku mengangguk pelan. “Kau sudah menelanjangi ku setengah! Yesung ah! Lanjutkaan!~” jawab ku manja. Yesung langsung mencium ku. Kemudian melepaskan nya dan turun menuju Miss V ku. Dia membukakan celana ku, aku mengangkat sedikit. Membantu nya agar bisa membuka celana dan CD ku. “Apa Teukie hyung sudah pernah menyentuh ini?” tanya Yesung menatap Miss V ku dengan manja. Aku memejamkan mata, “Be.. luum..” jawab ku sedikit gugup. “Aku sangat beruntung!” sahut Yesung tersenyum manis.
            Yesung langsung mencium permukaan Miss V ku. “Ahhhh~~ Yesung~~ hmmpphh~” desah ku. Ia menjilat dan mengcup klitoris ku. Aku mengejang hebat. “Ahhh~~ Babboo!! Ahhhhh~” racau ku tak karuan menggenggam seprai dengan kuat. Tiba-tiba Yesung berdiri dan melepas celananya. Kembali dia mencium lembut bibir ku sambil menggesekkan Junior nya di Miss V ku. “Hmmmpphh~ Hmmmpph~” ddesah ku makin kuat. “Yessuuuung ahhhh~ Masukiiiin~” sambung ku. “Tapi… Ini sakit, karena kamu masih virgin!” jawab Yesung menatap ku. “Aku akan menahan nya~” jawab ku dengan tatapan sendu. Perlahan Yesung memasukkan Juniornya. “Arghhh~ mmmphh~ saa..ki..ttt!” kaluh ku mengeluarkan air mata. Yesung berhenti sejenak, “Yakin?” tanya Yesung. “Aku akn menahan nya, lakukan lah Yesung!!!” sahut ku memeluknya erat. Yesung kembali menggerakkan Junior nya masuk ke Miss V ku. “Hmmph~ sak..sakiiit!” keluh ku menjambak seprai dan menggelengkan kepala kesana kemari. “Ini hanya sebentar!” sahut Yesung sambil emnciumi ku. Mencoba menahan rasa sakit. Stelah Junior nya masuk, terasa sesuatu yang bila disentuh sangat sakit. “AARRGGGHHH~ YESUUUUUNG~~ SAKIIIIIIIIIIIIIIIIIIITT!!!!!!!” teriak ku. “Blessss~” terdengar robeknya dinding virgin ku. Aku memejamkan mata, menahan sakit. Mukaku memanas. Merah. Aku menggigit bibir bawah. “Sakit? Ini hanya sebentar chagiii~” sahut Yesung meyakinkan. sekitar 10menit lamanya aku menahan sakit. Kali ini Junior Yesung terasa nikmat disana. Aku membuka mata, “Gerakkan Yesuuung~” sahut ku. Yesung menggerakkan Junior nya pelan. “Arggh~ argghh~ Yuriii~ Kau milikku!!!!!!” racau Yesung tidak jelas. “Hmmphh~ Ahhhh~ ahh ah ahh~ Terusiiin Yesung~ ahhh~ ah~!” desah ku. Kali ini terasa nikmat. Bagaikan melayang-layang di surga. Yesung mempercepat gerakkannya. “ahh ah ah ahh~~ yesuuung!!” desah ku menjadi-jadi. Semakin ku mendesah, semakin Yesung mempercepat gerakan nya. “Ye.. Ye.. Yesunng~ Ak.. akuuu.. ke.. ke..luaaar!” sahut ku. “Keluarkan saja!” jawab Yesung semakin cepat menggerakkan nya. “Beesssss~” cairang hangat menyentuh Junior Yesung. Yesung terhenti. Menikmati cairan yang keluar. “Ahhhh~ Yurrriiiii~ Ahhmmpphhh~” racau Yesung. “Yesung ah! Terusiiiin~” sahut ku menja dan menciumnya. Yesung kembali menggerak kan Junior nya. Pelaaan.. Cepaat.. Pelaaan.. Cepaat.. “Ahh~ ahh ahh ah ah~” desah ku bersamaan dengan Yesung. Semakin cepat dan cepat Yesung menggerakkan nya. “Yu..rii~ AhhhHH~” sahut Yesung. “aakkku.. ke.. luaar!! aaaaaaaahhhhrrhhhhh” sambung yesung. Yesung mempercepat gerakan nya. Aku menjambak seprai hingga tak beraturan. Yesung langsung melepas Junior nya, daaaan. “Cuuurrr~” cairan hangat keluar dari Junior nya membasahi perut dan Miss V ku. Yesung ambruk di atas ku. Memeluk erat tubuh ku. “Hshhh hsshhh hshhh~” nafas ku dan nafas nya menyatu. Terengah-engah. Aku tertidur lelap di pelukan Yesung.
>>>>>>>>> 
            Aku bangun lebih dulu saat Eunhyuk datang dengan Shindong. “Ada makanan??” tanya Shindong. “Ten..Tentu saja!!” jawab ku tersendat. “Yuri ah! Odiyo Yesung?”tanya Eunhyuk keluar dari kamarnya. “Yesung? Dia keluar.” jawab ku singkat.
-Yuri’s pov- “Mampus kalau dia tiba-tiba keluar dari kamar ku! GAWAT! Aku harus kesana!”-Yuri’s pov end-
>>>>>>>> Next at FF | Yadong | Super Junior in My Mind | [Part 2 / Believe U or Him?]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar